Feeds:
Pos
Komentar

Cikapundung Tak Seindah Dulu


Jika kita perhatikan begitu semerawutnya keadaan Sungai Cikapundung saat ini, dulu Sungai Cikapundung airnya sangat bersih sekali, terbebas dari sampah-sampah yang berserakan dan kedalamanya pun sangat dalam sekali, karena kebersihan dan keasrianya Sungai Cikapundung sering digunakan sebagai tempat bermain anak-anak, banyak anak-anak yang berenang dan berlayar di Sungai Cikapundung, tidak sedikit juga pemuda pemudi yang bersantai dipinggiran Sungai maupun ditengah Sungai, duduk diatas batu besar yang letaknya ditengah Sungai sambil memetik gitar ditemani minuman segar, ada juga yang bermain layar-layaran dengan menggunakan perahu karet atau maupun perahu rakitan yang terbuat dari bambu. Lanjut Baca »

Iklan

Ancaman bahaya letusan Gunung Merapi terus mengkhawatirkan. Hujan dengan intensitas tinggi di atas gunung memicu luncuran banjir lahar dingin yang cukup besar. Banjir lahar dingin itu, kini mengancam ribuan warga yang tinggal di bantaran sungai.

Selain ancaman lava, lahar, dan awan panas kini Lanjut Baca »

Jalan Braga di Kota Bandung memiliki sejarah panjang dan sangat dikenal. Jalan ini terletak persis di jantung kota dan berhimpitan dengan Jalan Asia Afrika yang dikenal dengan Gedung Merdeka.
Braga diambil dari nama perkumpulan Tonil “Braga” yang didirikan Pieter Sijthoff pada 18 Juni 1882 di sana. Jalan pedati berlumpur “Karrenweg” ( artinya jalan pedati ) menghubungkan rumah gudang kopi Lanjut Baca »

Sebuah kosan baru menjadi sasaran pencurian digang sukarhaja no227 kelurahan sukapada, kecamatan cibeunying kidul. Kejadian sekitar pukul 21.55WIB Jum’at (21/1) saat pemilik kosan pada pergi. Modus pencurian ini dengan merusakan jendela kamar kosan dengan menggunakan sebuah kampak. Pelaku berhasil membondong 2 unit laptop yang bermerek Lanjut Baca »

Bapak Memed bin sa’ir, begitu ucapan seorang ustad yang memimpin acara tahlilan di perumahan Banceuy RT. 05 RW. 07 Kel. Braga Kec. Sumur Bandung, Bandung, Kamis (20/1). Ia akrab dengan panggilan “Bapak Memed” oleh anak cucu beserta istri tercintanya Emin Rusmini beserta keluarga yang lainya, dan lebih dikenal dipanggil “Abah” dilingkungan masyarakatnya.  Usianya 73 tahun, lahir di Garut pada 6 Januari 1927. Sekian lamanya ia menderita, karena  sakit yang berkepanjangan Lanjut Baca »

Air Terjun Way Lalaan

Air terjun Way Lalaan merupakan air terjun bertingkat dengan jarak satu sama lainnya – 200 M, berasal dari aliran Way (sungai) Lalaan yang bermuara ke Teluk Semangka. Obyek wisata air terjun Way Lalaan terletak di Gunung Tanggamus dengan jarak hanya 2 Km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Tanggamus atau 80 Km dari Kota Bandar Lampung. Air terjun ini telah di kenal sejak Tahun 1937 yaitu pada zaman pemerintahan kolonial Belanda yang telah membuat tangga semen menuju lembah air terjun. Fasilitas yang tersedia yaitu shelter, kamar ganti pakaian dan pelataran parkir. Lanjut Baca »

Perjalanan kami berempat mencoba menelusuri perairan surgawi yang ada di bagian timur Indonesia. Kali ini kami berniat untuk menyinggahi Pulau Lombok, dimana banyak terdapat keindahan yang ada di sana. Pukul 15.00 (WIB) perjalanan kami menggunakan bus dengan biaya empat ratus ribu rupiah kami berangkat dari terminal Lb.Bulus, Jakarta menuju terminal Mandalika Bertais, Mataram. Lanjut Baca »